TSUNAMI ACEH, SAKSI HIDUP DAHSYAHNYA BENCANA ALAM DI BUMI ACEH TAHUN 2004 SILAM DAN KEINDAHAN PANTAI EKY’S MOMONG RESORT LAMPUUK ACEH BESAR
Tsunami
yang melanda provinsi Aceh tepatnya pada tanggal 26 Desember 2004 merupakan
sebuah bencana alam terbesar di dunia. Gempa bumi Aceh di Samudera Hindia 2004
silam terjadi pada pukul 08:58:53 WIB secara ilmu bahwa episentrumnya terletak
di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia. Gempa yang berkuatan M 9.2 disebutkan
oleh ahli sejarah menjadi gempa terbesar kelima di Dunia.
Saat
sebelum terjadi gempa, di pagi hari minggu tersebut suasana sangatlah tenang,
masyarakat menjalankan aktifitas seperti biasa dan kebanyakan keluarga
beristirahat dengan keluarganya di rumah. Tapi tanpa disangka-sangka gempapun
terjadi berkisar beberapa menit dengan kekuatan yang sangat besar bagi masyarakat
Aceh, terlebih di Kota Banda Aceh dan sekitarnya masyarakat berhamburan keluar
rumah. Sesaat seperti saksi hidup dahsyatnya bencana alam di bumi aceh di
daerah Lampuuk Aceh Besar mengatakan bahwa pada hari minggu tersebut dia pergi
ke luar rumah daerah lhoknga dan disaat pulang ke rumah disekitar masjid lampuuk
ini langsung terdengar bahwa air laut sudah naik teriak salah satu warga dan masjid
sudah rusak, dia mengelilingi masjid satu kali. Lalu dia langsung lari
menyelamatkan diri ke daerah lebih tinggi di gampoeng lham lhom, sembari
berlari dia melihat air laut mendekatinya, dia lari ke jalan dan mengatakan air
laut seperti ular yang ingin menerjang mangsanya. Dan Alhamdulillah ia selamat
dari bencana dengan kehendak Allah SWT. Tutup dia.
Sejarah
mencatat, banyak negara yang prihatin akan bencana Aceh. Bantuan silih berganti
dan membantu Aceh menjadi lebih baik. Dan yang patut kita bersyukur bahwasanya
masyarakat tidak ingin berlama-lama larut didalam kesedihan pilu dengan
keluarganya di telan Air Tsunami, masyarakat kental akan ilmu Agama, Rasa
Tawakkal Kepada Tuhannya yang membuat masyarakat Aceh tetap tegar dalam
menghadapi setiap bencana. Maka contoh lain yang paling dekat seperti sedang
terjadinya pandemic Covid-19 ini masyarakat Aceh masih seperti biasa
menjalankan aktifitas dan tetap mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan
bersama dan itulah yang dikatakan sebagai Muslim yang Taat Akan Tuhannya. Dari
bencana tersebut juga berefek akan sektor lingkungan, lingkungan di sekitar
Lampuuk terkikis akan tebing-tebingnya yang tajam, dan terbentuklah air laut
berwarna biru dengan nuansa yang sangat alami.
Eky’s Momong Resort salah satu buktinya. Wisata yang dibuka oleh salah satu pengusaha muda menjadi daya dorong parawisata Aceh Besar. Terletak di sebelah Tebing pantai lampuuk dengan jarak tempuh lebih kurang 25 menit dari Kota Banda Aceh dilirik oleh banyak para wisatawan lokal dan mancanegara.
Baca Juga : Eky's Momong Resort Pantai Indah di Aceh Besar
Baca Juga : Peringatan 16 Tahun Hari Tsunami Aceh
Adapun harga tiket
yang murah meriah menjadi faktor melonjaknya minat para wisatawan, masyarakat,
para traveler untuk berkunjung dan berlama-lama disana. Sekian dulu sekilas
akan cerita perjalanan mengikat sejarah besama Alhazennusantara. Selengkapnya
bisa dilihat video di Youtube Channel Imadul Auwalin.
Terimakasih, Salam Semua Sahabat Nusantara.
https://www.alhazennusantara.com/2021/03/alue-naga-dan-syahdunya-cinta-dalam.html
#alhazennusantara #imadulauwalin #nusantarafotografi #wisatadiaceh



Komentar