Pantai pasir putih
merupakan salah satu destinasi wisata paling popular di Aceh Besar. Pantai yang
berjarak sekitar 40 kilometer dari Pusat Kota Banda Aceh dengan waktu tempuh
kurang lebih 40 menit. Keindahan pasir putih dengan air laut yang biru ditambah
dengan tumbuhnya pepohonan yang berada di dalam air laut membuat nilai plus
bagi pantai pasir putih. Semilir angin, rintik hujan yang jatuh menemani
perjalanan saya kali ini di bulan maret tahun 2021.
Tahun 2021 tidak terlepas
dari akhir tahun 2019. Tahun yang dimulainya Pandemi Covid-19 melumpuhkan
berbagai kegiatan manusia. Dampak tersebut dirasakan oleh seluruh dunia tidak
terlepas dalam hal ini Negara Indonesia juga merasakan hal yang sama. Aceh yang
dalam koridor ini dan terletak di ujung barat Sumatra merasakan dampak Pandemic
Covid-19. Masyarakat menjadi sasaran utama. Kelumpuhan mata pencaharian membuat
kalang kabut dan ditambah dengan peraturan #stayathome menjadi dilema yang
tiada habis dikalangan masyarakat.
Kembali ke topik utama
Pesona Keindahan Pantai Pasir Putih Lamreh, Lhokmee Kabupaten Aceh Besar,
Sebagian Pedagang kecil awal tahun 2019 sempat putus untuk mencarikan rezeki
dengan berharap dan bertumpu tangan, dan uluran tangan para wisatawan
dikarenakan pandemic Covid-19. Dan baru-baru ini destinasi tersebut baru dibuka
kembali. Rentang waktu yang begitu lama membuat Pesona keindahan alam Ujung
Barat Indonesia ini sedikit tercemar dengan sampah-sampah. Kedisiplinan yang
kurang dipatuhi oleh pengunjung sangat memprihatinkan. Harapannya kepada
pengunjung dalam hal ini kita semua harus menjaga dan merawat tempat tersebut.
Pemerintahan Aceh baru-baru
ini melakukan kerjasama Investasi & Pengembangan parawisata di Aceh dengan
Executive of Murban Energy Limited di Jakarta. Bapak Ir. H Nova Iriansyah dalam
hal ini menjadi perwakilan Gubernur dari ujung Sumatra dan didampingi oleh
bapak Bahlil , Prabowo Subianto dan Bapak Luhut melakukan kerjasama yang
tentunya menguntungkan berbagai elemen di sektor parawisata. Dan semoga di Aceh
pada umumnya menjadi daerah modal yang dikenal oleh seluruh Mancanegara. Pantai
pasir putih sudah diakui oleh dunia dan wisatawan lokal dengan keindahan sisi
pasir nya yang begitu putih, air laut biru dan Tebing Lamreh menjadi Ikon
Destinasi Wisata di Aceh.
Aceh merupakan salah satu
wilayah Nusantara dengan Keindahan alam yang sudah diakui Oleh Dunia. Aceh juga
kalau di lihat dari konteks Sejarah Juga sangat dikenal dan bahkan di segan
oleh bangsa luar, mereka segan akan Pahlawan dan Tokoh Syuhada Kita yang
memperjuangkan Tempat kelahiran mereka Aceh yang mulia. Aceh juga merupakan
salah satu wilayah di Nusantara yang memiliki peradaban bear dalam sejarahnya.
Kebesaran tersebut bukan hanya dilihat dari aspek eksistensi dan pengaruh
kerajaan Islam Aceh terhadap Nusantara dan dunia, tetapi juga karena tradisi
keilmuan dan kekayaan khazanah Keislaman di Aceh yang telah menjadi barometer
perkemabnagn Islam di wilayah Asia Tenggara saat ini. Contoh yang otontik yang
bisa kita lihat dari berbagai peninggalan situs cagar budaya yang ada di Aceh,
Situs Benteng Inong Balee, Situs Sultan Iskandar Muda (berada di Aceh Besar,
Krung Raya). Sudah sepatutnya bagi generasi Emas bangsa Aceh wajib menjaga dan
melestarikan budaya kita Aceh disamping itu kita juga di amanahkan untuk terus
merawat alam seperti tempat wisata dan anugrah Tuhan di Negeri kita Aceh. dan
Semoga Pemerintah terus bekerja dalam menjaga, merawat hal tersebut hingga
akhir hayat.
Berdasarkan wawancara
yang saya lakukan dengan salah satu pemilik Warung yang berada di Pantai Pasir
Putih, mereka mengeluh akan kondisi Covid-19, mereka mengatakan bahwa sepi akan
datangnya para wisatawan sehingga mereka harus bersabar dalam mencarikan
rezeki. Tetapi mereka tetap optimis kondisi akan segera membaik, bahu membahu
dalam melawan Covid adalah jalan kita dalam memutus rantai Covid-19. Dan
didalam pembicaraan beliau (tidak bisa saya sebutkan namanya) mengatakan semoga
pemerintah Aceh dapat memberikan suntikan Modal untuk Masyarakat yang berjualan
disana.
Bagi sahabat saya para traveler
Nusantara jika berkunjung kemari sudah bisa mengakses dan berjalan dengan aman,
harga tiket masukpun sangat ramah dikantong, berkisar 5000 perorang/motor. Dan
selamat menikmati keindahan ala ini, Sukses Selalu. Salam dari Aceh.
Sebagian Foto lainnya bisa dilihat di Instagram :
https://www.instagram.com/imadulauwalin/
x

Komentar